Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri Batang Terima Pengembalian Sebagian Kerugian Negera dari Tersangka Dugaan Tindak Pidana Korupsi Perusahaan Daerah (Perusda) Aneka Usaha Kabupaten Batang.

Pada hari Selasa (23/02/21) bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Batang, Jaksa Penyidik pada Kejaksaan Negeri Batang menerima pengembalian sebagian kerugian Negara sebesar Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada Pengelolaan Keuangan Perusahaan Daerah (Perusda) Aneka Usaha Kabupaten Batang dari tersangka ES.
Selanjutnya uang sejumlah tersebut dilakukan penyitaan oleh Penyidik untuk dijadikan barang bukti dalam perkara tersebut. Untuk sementara uang tersebut dititipkan pada rekening penampungan Kejaksaan Negeri Batang di Bank BNI Cabang Batang.
Bahwa pengembalian sebagian kerugian negera tersebut merupakan bentuk kooperatif dari tersangka ES, namun demikian meskipun telah ada pengembalian kerugian negara proses pidana (penyidikan dan penuntutan) terhadap tersangka ES tetap akan berjalan.

Untuk diketahui Jaksa Penyidik pada Kejaksaan Negeri Batang telah melakukan penyidikan terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada Pengelolaan Keuangan Perusahaan Daerah (Perusda) Aneka Usaha Kabupaten Batang sejak tanggal 04 Februari 2020, berdasarkan hasil penyidikan dimana Tim Penyidik telah mengumpulkan alat bukti dan barang bukti yang dengan bukti itu membuat terang tindak pidana sehingga berdasarkan bukti permulaan yang cukup, pada tanggal 09 Februari 2021 Kejaksaan Negeri Batang menetapkan tersangka ES selaku Direktur Perusda Aneka Usaha Kabupaten Batang periode 2017-2021 sehubungan dengan dugaan perbuatan yang bersangkutan dari tahun 2018 sampai dengan tahun 2019 diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum atau penyalahgunaan kewenangannya selaku Direktur Perusda Aneka Usaha Kabupaten Batang dengan cara menyalahgunakan keuangan Perusahaan Daerah (Perusda) Aneka Usaha Kabupaten Batang hingga berpotensi mengakibatkan Kerugian Negara kurang lebih sebesar Rp. 785.164.562,- (Tujuh Ratus Delapan Puluh Lima Juta Seratus Enam Puluh Empat Ribu Lima Ratus Enam Puluh Dua Rupiah) atau setidak-tidaknya dalam jumlah lain selain jumlah tersebut. Atas dugaan perbuatan Tindak Pidana Korupsi tersebut tersangka ES disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-undang No. 31 Tahun 1999 sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri Batang Terima Pengembalian Sebagian Kerugian Negera dari Tersangka Dugaan Tindak Pidana Korupsi Perusahaan Daerah (Perusda) Aneka Usaha Kabupaten Batang."