Kejaksaan Negeri Batang Limpahkan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan Dana APBDes Karangtengah Kecamatan Subah Kabupaten Batang Tahun 2017 Sampai Dengan Tahun 2019 ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Semarang.

Pada hari Kamis, tanggal 21 Oktober 2021, Kejaksaaan Negeri Batang telah melimpahkan perkara dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana APBDes Karangtengah Kecamatan Subah Kabupaten Batang Tahun 2017 sampai dengan Tahun 2019 An. Terdakwa Taryoto Bin Surip ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Semarang. Pelimpahan tersebut dilakukan oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Bambang Wahyu Wardhana, SH selaku Penuntut Umum sebagaimana yang telah diamanatkan dalam Pasal 137 Undang-undang No. 8 tahun 1981 tentang Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana.

Adapun pelimpahan perkara ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Semarang tersebut, diajukan dengan dakwaan sebagai berikut  :

Primair                 : Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Ayat (1), (2), (3) Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Subsidair             : Pasal 3 Jo Pasal 18 Ayat (1), (2), (3) Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dapat dijelaskan bahwa kasus posisi perkara tersebut dimana Terdakwa Taryoto bin Surip yang menjabat sebagai Sekretaris Desa Karangtengah pada kurun waktu Tahun 2017 sampai dengan Tahun 2019 diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum berupa penyalahgunaan Dana APBDes Karangtengah Kecamatan Subah Kabupaten Batang dimana berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Perhitungan Kerugian Negara yang dikeluarkan Inspektorat Daerah Kabupaten Batang Nomor : 356/Ks.10/2020 tanggal 5 November 2020 atas perbuatan terdakwa Taryoto Bin Surip, mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp. 246.645.505,- (dua ratus empat puluh enam juta enam ratus empat puluh lima ribu lima ratus lima rupiah).

Untuk diketahui sebelumnya berdasarkan Surat Penetapan Kepala Kejaksaan Negeri Batang Nomor : B – 1522/M.3.40/Fd.1/08/2021 Sdr. Taryoto Bin Surip ditetapkan sebagai Tersangka dari tanggal 12 Agustus 2021, sehingga untuk keperluan penyidikan penyidik pada Kejaksaan Negeri Batang melakukan penahanan lebih lanjut. Selanjutnya Penyidikan dirasa cukup dan telah memenuhi syarat untuk dilakukan serah terima tanggung jawab tersangka dan barang bukti Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi  Penyalahgunaan Dana APBDes Karangtengah Kecamatan Subah Kabupaten Batang dari Jaksa Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejari Batang kepada Jaksa Penuntut Umum Kejari Batang pada hari Senin tanggal 14 Oktober 2021, adapun terhadap Tersangka dilakukan penahanan oleh Kejaksaan Negeri Batang dari tanggal 19 Agustus 2021 sampai dengan sekarang.

Dengan telah dilimpahkannya berkas perkara Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan Dana APBDes Karangtengah Kecamatan Subah Kabupaten Batang Ta. 2017 s/d 2019 An. Terdakwa Taryoto bin Surip ke Pengadilan, maka proses dilanjutkan ke tahap pemeriksaan persidangan yang akan ditetapkan oleh Majelis Hakim tentang hari sidang sebagaimana amanat Pasal 152 Undang-undang No. 8 tahun 1981 tentang Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana.

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kejaksaan Negeri Batang Limpahkan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan Dana APBDes Karangtengah Kecamatan Subah Kabupaten Batang Tahun 2017 Sampai Dengan Tahun 2019 ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Semarang."